Industri Baterai Berbasis Nikel PT ABEB Diresmikan, Investasi KEK Setangga Capai Rp4,7 Triliun

Loading

goodmoneyID – PT Anugerah Barokah Energi Baru (ABEB), salah satu perusahaan yang berfokus pada produksi Ternary Precursor berbasis nikel untuk industri baterai lithium, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Setangga telah diresmikan(13/01).
Dengan produk yang ditujukan untuk pasar ekspor, sekaligus menandai penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok industri baterai global.

Guna mendukung penguatan tersebut, PT ABEB terhubung dengan jaringan CNGR yang mencakup produsen material baterai, manufaktur baterai, hingga industri otomotif global. Keterhubungan ini dapat memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok energi hijau global, meningkatkan nilai tambah industri nikel dalam negeri, sekaligus mendukung kepentingan nasional yang lebih luas.

Sejalan dengan penguatan peran Indonesia, Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, menyampaikan apresiasinya atas terobosan yang dilakukan industri pengolahan dalam negeri, yang dinilainya memberikan manfaat langsung bagi sistem pertahanan negara.

Menurutnya, pengembangan dan pemanfaatan sumber daya alam melalui hilirisasi tidak hanya berkontribusi pada
penerimaan ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun dan memperkuat industri pertahanan nasional.

“Pada 2026, produksi bahan baku baterai ini diharapkan menjadi terobosan strategis bagi Indonesia dalam mendukung penguasaan teknologi, termasuk teknologi pertahanan. Hilirisasi yang transparan menunjukkan kontribusi nyata industri terhadap kepentingan pertahanan nasional”, ujarnya.

Dari sisi kinerja kawasan, realisasi investasi KEK Setangga terus menunjukkan perkembangan. Secara keseluruhan, hingga Triwulan III 2025, KEK Setangga mencatat realisasi investasi sebesar Rp4,7 triliun dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 3.001 orang. Capaian tersebut menjadikan KEK Setangga sebagai salah satu KEK dengan
pertumbuhan investasi tertinggi pada 2025.

Di sisi lain, operasional PT ABEB diharapkan memperkuat capaian tersebut melalui multiplier effect bagi perekonomian daerah, termasuk peningkatan nilai ekspor, penciptaan lapangan kerja, tumbuhnya industri pendukung dan jasa logistik, serta mendorong alih teknologi dan peningkatan kualitas SDM nasional sesuai arah target pengembangan KEK Setangga ke depan.

Hal tersebut disampaikan oleh Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, bahwa “KEK Setangga ditargetkan dapat menjadi episentrum industri di wilayah tengah Indonesia dengan total rencana investasi mencapai Rp67,69 triliun, dengan potensi penciptaan lapangan kerja bagi lebih dari 78.000 orang hingga tahun
2053.”

Sebagai bagian dari realisasi target pengembangan KEK Setangga, diresmikannya PT ABEB mendukung arah pengembangan KEK Setangga sebagai kawasan industri terintegrasi berbasis pengolahan mineral bernilai tambah dan energi baru, sekaligus mendukung agenda hilirisasi industri nasional.

PT ABEB memproduksi Ternary Precursor, bahan perantara dalam produksi material katoda baterai lithium yang berperan penting dalam rantai pasok baterai, khususnya untuk kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi, dengan kapasitas produksi hingga 20.000 ton per tahun.

Terkait penguatan peran tersebut, Chairman of CNGR, Deng Wei Ming, menambahkan bahwa setelah beroperasi penuh, pabrik PT ABEB diproyeksikan menciptakan sekitar 1.000 lapangan kerja langsung dan tidak langsung.

“Dalam seluruh tahapan pembangunan dan operasional, kami berkomitmen mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan di Indonesia, menerapkan teknologi produksi bersih, serta menjunjung prinsip perlindungan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Ke depan, CNGR akan terus memperkuat kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan dan berkontribusi aktif dalam pengembangan industri energi baru dan
terbarukan di Indonesia,” tutupnya.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x