2019 Pengiriman Paxel Melonjak 650 Persen

Loading

goodmoneyID – Pertumbuhan bisnis Paxel, startup logistik pelopor same day delivery, meningkat pesat sepanjang 2019. Pertumbuhan itu tidak lepas dari jitunya strategi Paxel yang membidik sektor UKM khususnya di sektor kuliner.

Pada tahun lalu, jumlah pengiriman same day delivery  mencapai 1,5 juta, tumbuh 650% dibanding akhir 2018 yang baru mencapai 200 ribu pengiriman. Aplikasi Paxel juga sudah digunakan oleh lebih dari 600 ribu user sejak pertama kali berdiri dua tahun lalu.

Chief Operational Officer (COO) Paxel Zaldi Ilham Masita mengatakan pengiriman same day delivery Paxel 50 persen mengantarkan makanan baik siap saji maupun makanan beku.

“Dari total pengiriman same day delivery Paxel, lebih dari 50%-nya untuk mengantarkan makanan, baik beku maupun siap saji. Pesatnya laju pengiriman same day delivery membuat jumlah happines hero (kurir) Paxel bertambah menjadi 1.400 orang, meningkat 55% sejak tahun lalu,” ujar Zaldy.

Adapun jumlah loker pintar yang menjadi hub pengiriman Paxel mencapai 263 unit yang tersebar di 12 kota di area Jawa – Bali.

Data Paxel Food Journey 2019 yang diselenggarakan pada 25 Desember 2019 – 2 Januari 2020, dengan mengumpulkan sepuluh jenis makanan khas nusantara memperlihatkan bahwa terdapat 2.286 pembeli, dengan total pembelian mencapai 3.642 yang terdiri dari 10 jenis makanan di Paxel lewat same day delivery.

Dalam rentang waktu 7 hari, jenis makanan yang paling sering diantar pada akhir tahun dengan menggunakan Paxel adalah sebagai berikut:

  1. Cilok Cepot Bandung (24%)
  2. Pisang Goreng Bu Nanik (10%)
  3. Batagor Kingsley Bandung (8,5%)
  4. Bebek Sinjay Surabaya (8,1%)
  5. Brownies Amanda Bandung (8%)
  6. Bandeng Juwana Semarang (5%)
  7. Roti Unyil Bogor (4,2%)
  8. Bakso President Malang (3%)
  9. Lumpia Gang Lombok Semarang (2,6%)
  10. Bakpia Kukus Tugu Jogja (1%)

Sementara itu Bryant CEO Paxel menyatakan, Bandung menjadi kota dengan asal pengiriman makanan terbanyak, yaitu mencapai 45% dari total pengiriman, disusul oleh Bogor 12% dan Jakarta 11%. Sedangkan ditinjau dari lokasi pembeli, paling banyak juga berasal dari Bandung dengan jumlah 19% dari total pemesan, disusul Bekasi 18,4% dan Bogor 13%.

“Data ini menunjukkan bahwa logistik yang bisa menjangkau banyak daerah dalam hari yang sama, bisa menambah penjualan UKM makanan kita di hari libur seperti natal dan tahun baru 2019 lalu,” ujar¬† Bryant.