AP II Perketat Penumpang Asing Cegah Covid-19

Loading

goodmoneyID – Direktur Utama PT Angkasa Pura  (AP)  II, M. Awaluddin mengatakan antisipasi virus Corona di semua bandara perhari ini Rabu, (4/3) dengan perketat pengawasan penumpang dari negara berisiko tinggi. Jika ada pesawat yang terbang dari dan ke kota tersebut, penumpang akan dipisahkan dan dicek kesehatannya secara menyeluruh.

“Saya baru saja dapet instruksi untuk pengetatan pengawasan, bukan pelarangan penumpang dari Korea, Jepang, Iran dan Italia. Ini merupakan satu mekanisme khusus yang standarnya sudah ada dan ini kita juga harus mengkoordinasikan  antara maskapai dan operator Angkasa Pura II,” terang  Awaluddin, di Hotel Kempinski, Jakarta.

Lanjutnya, terkait barang bawaan penumpang, petugas imigrasi akan dibekali alat kesehatan seperti masker dan sarung tangan. Selain itu jika terdapat penumpang WNA (warga negara asing) yang tiba di Indonesia positif Covid 19, ia akan segera di karantina dan dilarikan ke RS terdekat.

“Paling penting kalau ada yang ke suspect kita langsung karantina, kita bawa ke rumah sakit yang memiliki fasilitas khusus untuk isolasi penumpang. Kita sudah melakukan koordinasi kepada tiga rumah sakit di Jabodatabek, yakni RSPAD, RS Sulianti Saroso, RS Persahabatan,” ungkap Awaluddin.

Bukan hanya penumpang pesawat yang membawa penumpang tersebut juga bakal di isolasi diparkirkan di area yang berbeda dengan pesawat lain, dengan kurun waktu 3 hari. Dalam masa isolasi pesawat juga akan dibersihkan dengan gas disinfeksi.

“Kita sediakan parking khusus (isolated air), bagi pesawat yang membawa penumpang terdampak, karena itu tidak boleh dicampur itu akan dipisah, sampai kondisi waktu tertentu, atau 3 hari 3×24 jam. Kemudian harus dibersihkan dengan gas disinfeksi termasuk dengan pengamanan para tenaga pekerjanya,” ujarnya.

Karena penyebaran dan wabah semakin luas saat ini Angkasa Pura II sudah melakukan penutupan penerbangan dari Indonesia ke China dan sebaliknya. Selain itu per 27  Februari keberangkatan umrah ke Arab Saudi juga sudah distop.