Baru 11 Daerah Dukung Aksi Indonesia Menabung

Loading

goodmoneyID – Pada Rapat Terbatas Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) akhir bulan lalu, Presiden memberikan arahan untuk meningkatkan inklusi keuangan Indonesia yang saat ini sebesar 76,19% menjadi di atas 90% pada tahun 2023.

Menindaklanjuti arahan Presiden tersebut, hingga awal tahun 2020, terdapat 11 daerah yang telah berkomitmen dalam mendukung Aksi Indonesia Menabung dengan menerbitkan Surat Edaran (SE).

11 Kepala Daerah tersebut yaitu Provinsi Riau, Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Lampung, Provinsi Sulawesi Utara, Kota Ambon, Kota Samarinda, dan Kabupaten Merangin Jambi.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut mendukung peningkatan literasi keuangan antara lain dengan menggelar Aksi Pelajar Indonesia Menabung yang bersinergi dengan industri perbankan dan kementerian/lembaga.

“OJK akan terus mengkampanyekan budaya menabung sejak dini melalui kegiatan edukasi dan perluasan akses keuangan di seluruh wilayah Indonesia. Kami akan bekerja sama dengan industri perbankan, kementerian/lembaga serta stakeholders terkait,” kata Tirta Segara dalam rilisnya, (25/2).

OJK bersama dengan industri perbankan telah menginisiasi program Simpanan Pelajar (SimPel/SimPel iB) yang telah diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 14 Juni 2015. SimPel/SimPel iB merupakan program inklusi keuangan yang bertujuan untuk mendorong budaya menabung sejak dini.

Perkembangan program SimPel/SimPel iB sampai dengan 2019 tercatat 381 bank telah menjadi peserta SimPel/SimPel iB dan 381.867 sekolah telah menjalin kerja sama dengan bank. Jumlah rekening tercatat sebanyak 21.865.176 dan nominal tabungan Rp9 triliun.

Saat ini SimPel/SimPel iB juga telah digunakan untuk penyaluran dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta Kementerian Agama.

OJK juga mencanangkan program nasional kepemilikan rekening tabungan untuk seluruh pelajar di Indonesia atau One Student One Account (OSOA). Untuk mendukung implementasi program SimPel dan OSOA, sejak tahun 2018 telah diinisiasi adanya kunjungan bank ke sekolah (Bank Goes to School) secara rutin minimal 1 kali dalam sebulan.