Kenali Keberuntungan Shio Macan Air Lewat Face Reading

Loading

goodmoneyID – Face Reading adalah seni membaca keberuntungan, karakter, dan kepribadian seseorang melalui analis wajah. Erwin Yapseorang pakar Face Reading menjelaskan Face Reading atau teknik membaca dan menganalisa wajah atau mengenali peluang diri dan meraih peluang di Tahun Macan Air ini.

Dijelaskan oleh Erwin bahwa bagian wajah dibagi menjadi tiga bagian atau Trinitas
Kosmik, yaitu Langit; yang meliputi bagian dahi dan merepresentasikan usia masa muda
sampai dengan umur 30 tahun, Manusia; yang meliputi bagian alis sampai ujung hidung dan merepresentasikan usia produktif dari umur 30 – 55 tahun, dan Bumi; yang meliputi bagian ujung hidung sampai ujung dagu dan merepresentasikan usia pensiun di atas 55 tahun.

“Berdasarkan pembagian wajah tersebut, selagi usia muda bisa menginvestasikan 30%-40% dari pendapatan di portfolio investasi yang berisiko tinggi, sementara di usia produktif menginvestasikan 40%-50% dari pendapatan di portfolio investasi yang berisiko sedang, dan di usia pensiun disarankan menginvestasikan 50%-80% dari pendapatan di portfolio investasi yang berisiko rendah,” ungkap Ewin dalam Webinar Allianz, bertema Market Outlook & Face Reading: Kenali Diri dan Raih Peluang, Selasa (1/2).

Kesemuanya ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan chi atau energi, sehingga kondisi keuangan bisa tetap terjaga di setiap tahapan umur.

“Denganmengetahui cara membaca dan menganalisa wajah, seseorang bisa mengenali peluang dirinya untuk meningkatkan kualitas kehidupannya,” kata Ewin.

Ewin juga menjelaskan tentang Tahun Macan Air yang identik dengan pohon/tanaman yang sangat lebat.

Pohon atau elemen kayu ini juga melambangkan ekonomi yang tahun ini diprediksi akan semakin tumbuh dengan dinamis dan agresif disertai dengan kompetisi yang semakin meningkat.

Adapun perusahaan yang akan bertahan dan berhasil di tengah kompetisi di Tahun Macan
Air ini adalah perusahaan-perusahaan yang memiliki kekuatan di elemen Kayu/regulasi
Green Economy dan juga elemen Tanah/regulasi Labour Market.