Platform Pembiayaan P2P Syariah Buka Peluang First Jobbers Raih Pendapatan Pasif

Loading

GoodMoney – Menelisik data dari Badan Pusat Statistik (BPS) terjadi peningkatan angkatan kerja di Indonesia pada Februari 2019 sebesar 2,24 juta atau menjadi 136,18 juta orang. Pertumbuhan 2,24 juta tersebut masuk ke dalam tenaga kerja baru atau First Jobber.

Generasi first jobbers pada tahun ini tak lagi berasal dari generasi milennial. Melainkan bersumber dari Generasi Z yang lahir di periode 1995 – 2010 yang nantinya diharapkan bisa berkontribusi menggerakkan ekonomi nasional.

CEO sekaligus Founder ALAMI Dima Djani, mengatakan perlunya out-of-the-box mindset yang relevan dengan problem finansial oleh generasi muda saat ini. Salah satunya memasukkan unsur pendapatan pasif dalam perencanaan keuangan.

Pendapatan pasif merupakan pendapatan yang dihasilkan tanpa mengharuskan individu bekerja secara aktif. Rata-rata karyawan Indonesia bekerja selama 8 jam sehari atau 40 jam per minggu. Karenanya, menurut Dima, pendapatan pasif dapat menjadi langkah strategis bagi first jobbers untuk mewujudkan ambisi-ambisi tersebut selain dengan berinvestasi di instrumen keuangan ataupun menabung.

“Punya ambisi banyak itu baik, namun harus diimbangi dengan strategi untuk mencapainya. Selain menentukan prioritas keinginan, mencari sumber pendapatan selain gaji sangat mungkin dilakukan,: ucap Dima.

Dima memaparkan, bagi generasi saat ini, upaya tersebut tidak harus diwujudkan dengan memiliki usaha sampingan atau menyewakan properti seperti generasi terdahulu. Selain membutuhkan modal yang besar, hal semacam itu juga membutuhkan komitmen waktu dan tenaga yang besar.

Dima menuturkan, saat ini terbuka banyak peluang para first jobber meraih pendapatan pasif. Misalnya dengan menjadi pendana (funders) bagi usaha orang lain.

 

Resmi Terdaftar di OJK

Untuk mencoba menjadi funders, para Generasi Z bisa memanfaatkan P2P Lending atau Pembiayaan P2P yang kini mulai banyak bermunculan. Hanya saja, perlu kecermatan sebelum memutuskan masuk ke ranah investasi ini.

Hal penting yang harus dipastikan sebelumnya ialah hanya berhubungan dengan platform pembiayaan yang resmi terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), seperti ALAMI.

Dima menjelaskan, ALAMI bertugas menyeleksi kelayakan UKM yang berhak memperoleh pendanaan sehingga dapat meminimalkan risiko bagi pendana.

Ia menambahkan, prinsip syariah yang diterapkan ALAMI dalam menghimpun dan menyalurkan pembiayaan dapat menjadi keunggulan bagi first jobber yang relatif belum agresif dalam mengambil risiko.

“Prinsip syariah mengutamakan nilai-nilai kemaslahatan dan manfaat baik, serta mengusung unsur keamanan khususnya dalam menyaring bisnis-bisnis yang akan didanai. ALAMI melaksanakan credit scoring pada UKM melalui sistem credit enginee yang merangkum sisi kualitatif dan kuantitatif demi memastikan operasional bisnis UKM tersebut sehat,” ucap Dina.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x