Wamenkeu: Tahun Ini Dana LPDP Akan Ditambah Rp20 Triliun Lagi

Foto: Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara
goodmoneyID – Pemerintah lewat Kementerian Keuangan tahun ini akan menambah dana abadi untuk Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sebesar Rp 20 triliun. Maka totalnya menjadi Rp199 triliun, setelah sebelumnya per 31 Maret 2022 adalah Rp99 triliun.
“Dana abadi yang kita sisihkan dari APBN per 31 Maret 2022 adalah Rp 99 triliun untuk pendidikan, kita akan tambah lagi tahun ini Rp 20 triliun lagi,” kata Suahasil Nazara Wamenkeu pada acara Pembentukan SDM Berintegritas dan Berdaya Saing Global, Jumat (27/5).
Dia menjelaskan total dana abadi tersebut tidak boleh dipakai tapi harus dekelola dan dikembangkan oleh LPDP. Dan hasil dari pengembangan tersebut yang akan dipakai untuk mebiayai pendidikan bagi penerima beasiswa LPDP.
Sebelum dana abadi tersebut mencapai Rp 99 triliun seperti saat ini, Suahasil menjelaskan bahwa mulai tahun 2007 pemerintah telah menyisihkan sedikit demi sedikit, mulai dari Rp 1 triliun per tahun.
“Lalu ketika sistemnya berjalan lebih baik maka kita mulai tambah Rp 5triliun, kita tambah Rp 10 triliun, kita tambah Rp 20 triliun, sampai dengan hari ini dana abadi kita Rp 99 triliun. Ini yang kita gunakan untuk membiayai pendidikan,” jelasnya.
Dia juga menegaskan bahwa pemerintah melalui Undang-Undang Dasar diberikan amanat agar 20 persen APBN adalah untuk anggaran pendidikan. Dia menegaskan pemerintah memprioritaskan anggaran untuk sektor yang berkaitan dengan SDM dan IPTEK.
“Bukan hanya untuk satu Kementerian, dia bisa di Kementerian Pendidikan, Kementerian Agama, bisa kita serahkan ke Pemerintah Daerah untuk dipakai sebagai anggaran pendidikan dan bisa kita alokasikan dengan cara-cara lain,” pungkasnya.