Jurus Kemenkes Tangkal Virus Corona

Kemenkes melakukan Konferensi pers update terbaru perkembngan virus corona di Gedung Kemenkes. (foto: Gio/goodmoneyID).

goodmoneyID – Virus Corona saat ini menjadi pembicaraan khalayak luas. Virus yang diduga berasal dari makanan hewan liar yang dikonsumsi oleh Warga China di Kota Wuhan, menyebabkan kepanikan di berbagai negara termasuk Indonesia.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Anung Sugihantono menggelar konferensi Pers terkait update perkembangan terbaru virus corona baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Merujuk data WHO (World Health Organization) ia menyebutkan sampai Senin 27 Januari 2020, jumlah kasus terkonfirmasi terduga virus Wuhan mencapai 2.014 laporan, dan sudah merenggut nyawa sebanyak 56 jiwa. China sebanyak 1.985 kasus, dan terbanyak di Provinsi Hubei China sebanyak 761 kasus. Sementara 29 kasus dilaporkan dari 10 negara lain.

“Sampai dengan tadi sing jumlah kasus yang terkonfirmasi sebanyak 2.014, san 56 kasus kematian, terbanyak di provinsi Hubei China sebanyak 761 kasus. Saat ini Provinsi Hubei sudah di lock down (tertutup) tidak ada akses keluar ataupun masuk bagi warga,” ujar Anung, di Gedung Kemenkes, Jakarta, Senin (27/1).

Laporan WHO menyebutkan sudah 29 kasus dan ada 10 negara yang  terpapar Virus Corona, Yakni Jepang, Korea Selatan, Vietnam, Singapura, Thailand, AS, Australia, Perancis, Malaysia, Nepal dan 3 wilayah Cina yang bukan daratan Hong Kong, Taiwan dan Macau.

Anung menjelaskan saat ini Menteri kesehatan telah rapat, dan memastikan bahwa Indonesia siap mengantisipasi persebaran Virus Corona. Salah satunya dengan melakukan pencegahan di beberapa pintu masuk di sejumlah Bandara yang punya akses langsung ke China. Dan memberikan kartu tanda khusus bagi warga China yang berpergian di Indonesia.

“Kita mulai bagikan kartu khusus yang menjadi mekanisme kontrol mereka saat malakukan perjalanan di Indonesia. Di luar itu kami sudah mengaktifkan 21 kapsul evakuasi. Pada awalnya kapsul ini apabila ada sesuatu yang tidak diinginkan bisa mengevakuasi ke rumah sakit terdekat, Jadi keamanan lebih terjamin,” terang Anung.

Sampai detik ini di Indonesia masih nihil orang yang terpapar virus corona. Meskipun tidak ada makanan atau produk pakaian dari China yg bisa menularkan virus corona. Anung mengimbau agar masyarakat Indonesia lebih menjaga daya tahan tubuh agar tetap sehat.