Milenial Mau Bebas Finansial? Ini Caranya

goodmoneyID – Generasi milenial sering kali dicap sebagai generasi yang boros. Survei IDN Times menunjukkan bahwa lebih dari 50% pengeluaran yang dilakukan oleh millennial, dialokasikan untuk kebutuhan bulanan dan hanya 10% saja untuk menabung.

Di Amerika, para generasi mudanya sekarang sedang gencar melakukan gaya hidup  Financial Independence, Retire Early atau yang disingkat FIRE. Tujuannya tidak lain adalah karena mereka tidak mau harus terus-terusan bekerja untuk mencari uang sebagai pemenuh kebutuhan mereka.

Financial Freedom atau Kebebasan Finansial berarti kondisi dimana nilai  passive income yang dihasilkan seseorang baik dari aset finansial atau non finansial, nilainya setara atau bahkan melebihi nilai pengeluaran rutin bulanannya,” ujar Eko P Pratomo, Chairman dan Co-Founder Halofina, dalam rilisnya yang diterima goodmoneyID di Jakarta, (15/1).

Lantas apakah passive income tersebut bisa kita dapatkan begitu saja? Penting bagi milenial untuk selalu ingat bahwa tidak ada hal yang instan. Berikut 4 tahapan menuju financial freedom :

  1. Miliki Pendapatan Tetap

Pendapatan tetap bisa berbeda-beda, bisa berupa gaji bulanan, pendapatan yang didapatkan dari usaha, atau lainnya. Pada prinsipnya, pendapatan ini adalah pendapatan yang rutin kamu dapatkan dalam kurun waktu tertentu. Pendapatan ini tidak hanya kamu gunakan untuk memenuhi kebutuhan bulanan saja, tapi juga untuk membangun aset finansial / non finansial, sebagai kunci Financial Freedom.

2. Ketahui Pengeluaran Per Bulan, Bukan Pendapatan

Ketika seseorang memiliki passive income yang nilainya setara atau bahkan melebihi kebutuhan rutin bulanan, itu sudah bisa dibilang Financial Freedom. Pengeluaran bulanan ini bisa dijadikan patokan (target) nilai aset yang perlu kita miliki, untuk menghasilkan penghasilan minimal setara dengan kebutuhan bulanan.

3. Miliki Tujuan Investasi

Hargai proses, Financial Freedom tidak bisa didapatkan begitu saja. Nah, itu sebabnya pendapatan yang kamu miliki saat masih produktif harus dibatasi penggunaanya. Jangan sampai dihabiskan semuanya untuk kebutuhan konsumtif, perlu juga dialokasikan untuk investasi.

  1. Miliki Aset yang Menghasilkan Passive Income

Setelah memiliki tujuan investasi, langkah selanjutnya adalah menentukan aset atau instrumen keuangan yang harus kamu miliki untuk mencapai tujuan investasi. Dalam kasus ini, yaitu memiliki aset yang bisa menghasilkan passive income minimal setara dengan kebutuhan rutin bulanan.

Waktu pencapaian Financial Freedom seseorang itu paling tidak adalah ketika pensiun, untuk professional atau pekerja. Asumsinya, pada saat pensiun kamu tidak lagi bekerja untuk mencari penghasilan, karena selama 20 – 25 tahun masa produktif bekerja, kamu perlu membangun aset kekayaan yang bisa mendatangkan passive income yang bisa memenuhi minimal kebutuhan rutin bulanan pada saat pensiun.