Penemuan Terbaru Terapi Sel Peremajaan Kulit Dan Sistem Imun

Tengah (Dr. dr. Karina, SpBP-RE), kanan (dr. Krista Ekaputri, SpBP- RE), dan kiri pake blazer kotak-kotak ( dr. Komang A. Wahyuningsih, M.Biomed (AAM), Sp.DLP)

goodmoneyID – Penuaan pada wajah memang menjadi momok menakutkan bagi sebagian besar kaum hawa. Proses penuaan sebetulnya mulai terjadi pada usia 20 tahun dan bertambah cepat sering bertambahnya usia. Demikian juga terjadi pada kulit dan jaringan di bawahnya, dimana sebelum terlihat di usia 30 tahun, tanda penuaan sudah muncul di lapisan kulit bagian dalam semenjak usia 20 tahun.

Adapun tanda- tanda penuaan di wajah yang sering kita lihat seperti elastisitas dan kelembaban kulit berkurang, kerutan bertambah, kulit menjadi lebih tipis dan kendur, dan berkurangnya volume jaringan lemak di bawah kulit.

Dokter Bedah Plastik dari Klinik Hayandra, dr. Krista Ekaputri, SpBP- RE, mengatakan untuk mengatasi penuaan di kulit, para ahli mencari solusi yaitu perbaikan yang dimulai dari tingkat sel. Teknologi stem cell atau sel punca, saat ini tengah menjadi tren karena sel punca merupakan sel induk yang memiliki fungsi menggantikan atau meregenerasi sel- sel di tubuh kita yang mengalami kematian yang salah satunya disebabkan oleh penuaan tubuh,” Imbuhnya seperti dalam pernyataan pers yang diterima goodmoneyID.

Berdasarkan literatur terkini, sumber sel punca yang paling banyak di tubuh berasal dari jaringan lemak dan proses pengambilan jaringan lemak di tubuh biasanya dilakukan oleh dokter yang memiliki kompetensi di bidang tersebut, yaitu dokter bedah plastik. Dan perlu diketahui pula bahwa sel punca yang teraman adalah yang berasal dari diri kita sendiri (autologus).

“Sel punca yang terkandung dalam SVF dari HayandraLab yang berjumlah milyaran sel tanpa proses kultur, merupakan sumber sel peremajaan kulit yang aman, praktis, efektif dan rendah resiko,” cetus Dr. Krista.

Demi mengatasi problematika yang menghantui sebagian besar kaum wanita, Klinik Hayandra dan HayandraLab menemukan penemuan terbaru untuk melakukan terapi sel untuk peremajaan kulit dan system imun.

“Pada awal Januari 2019, HayandraLab juga telah mendapat hak paten pertama di Indonesia untuk teknologi pengolahan lemak sampai mendapatkan berbagai sel regeneratif, termasuk stem cell, dalam jumlah milyaran. Kumpulan milyaran sel ini disebut sebagai stromal vascular fraction (SVF), dan sangat berguna untuk memperbaiki sel yang rusak di tubuh kita, termasuk tentunya untuk peremajaan kulit,” jelas Dr. Karina.

Dr. Karina Klinik Hayandra telah memperluas layanan spesialistiknya, dengan layanan terapi sel autologus (dari diri sendiri) sebagai layanan unggulan.