RSPJ Ekstensi Arsama Haji Resmi Didirikan, Siap Layani Pasien Covid-19

Foto: Menteri Agama, Menteri BUMN dan Menteri Kesehatan Saat mersmikan RSPJ Ekstensi Arafah Asrama Haji

goodmoneyID – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bersama dengan Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meresmikan Rumah Sakit Pertamina Jaya (RSPJ) Ekstensi Arafah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (19/7/2021). Dengan peresmian ini, maka RSPJ Ekstensi Arafah siap melayani pasien covid-19.

RSPJ Ekstensi menempati gedung Arafah yang berada di komplek Asrama Haji Embarkasi Jakarta Pondok Gede. Dalam gedung empat lantai tersebut, pemerintah menyediakan 150 bed rawat isolasi Covid-19. Terbagi menjadi ruang instalasi gawat darurat (IGD) sebanyak 30 bed dan ruang rawat sebanyak 120 bed.

Ruang IGD yang berada di lantai dasar, terdiri dari 24 bed ICU dan 6 bed non-ICU. Sementara, ruang rawat yang berada di lantai 2, 3, dan 4 gedung Arafah ini memiliki 15 bed HCU dan 105 bed ICU.

RSPJ ekstensi juga dilengkapi dengan 74 unit mesin ventilato, 50 unit High Flow Nasal Canul (HFNC) dan 124 alat bantu pernapasan. Fasilitas medis seperti oksigen sentral, negative pressure dengan hepafilter, Radiologi CT Scan, X Ray serta laboratorium klinik pun tersedia dalam rumah sakit ini.

Menag Yaqut menuturkan, keberadaan RSPJ Ekstensi Arafah ini tidak terlepas dari kerja sama semua pihak untuk saling bahu membahu menangani pandemi covid-19. Ia menyampaikan, kebersamaan ini harus menjadi kekuatan agar bangsa Indonesia dapat melewati pandemi covid-19 dengan baik.

Menag juga mengatakan bahwa Covid 19 adalah ujian sekaligus cara Tuhan untuk menjadikan bangsa Indonesia agar lebih besar dan kuat. “Tidak ada sebuah bangsa yang tumbuh tanpa melewati berbagai ujian. Tugas kita adalah bagaimana mengkonversi ujian dan tantangan itu menjadi sebuah peluang yang akan menerbangkan sayap garuda terbang semakin tinggi,” tutur Menag, dalam keterangan remsinya, Senin (19/7).

“Kita pernah diuji dengan berbagai cobaan dan permasalahan kebangsaan, Penjajahan, bencana alam besar seperti Tsunami Aceh dan lainnya pernah kita rasakan bersama, namun semua itu berhasil kita llaui dengan baik,” imbuhnya.

Peresmian yang berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat ini juga dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nizar Ali, Plt. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Khoirizi, Komisaris Utama PBM IHC Farid Haryanto, Direktur Utama Pertamina Nieke Widyawati, Direktur Pertamedika IHC Fathema Djan Rahmat dan Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab.

Senada dengan Menag, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengatakan kerjasama luar biasa yang dijalin dalam mewujudkan Rumah Sakit ini tidak akan sia-sia. “Terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak yang tidak henti-hentinya bekerja, berpikir dan berjuang untuk menyelamatkan nyawa saudara-saudara kita,” tutur Erick

Sementara, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebagai mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada jajaran Kementerian Agama dan Kementerian BUMN yang telah ikut serta dalam penanganan pandemi Covid 19 di Indonesia.

“Kerjasama ini luar biasa, saya yakin apa yang kita lakukan bersama ini bisa bermanfaat banyak bagi masyarakat luas,” ujar Budi.

Pada keterangan pers yang dilakukan di depan gedung Arafah Direktur Pertamedika IHC Fathema Djan Rahmat mengatakan malam ini, RSPJ sudah mulai menerima pasien, sampai saat ini sudah ada 20 pasien yang mendaftar untuk dirawat di rumah sakit ini.

“Kami langsung melakukan gerak cepat, mengingat banyaknya masyarakat yang membutuhkan bantuan medis dalam penanganan covid 19, sehingga malam ini kami langsung menerima pasien,” pungkas Fathema.