Sambut Baik QRIS, Ini Kata Merchant Fore Coffee

Loading

goodmoneyID – Shintia Xu, Head of Business and Marketing Fore Coffe hadir dalam Pekan QRIS Nasional 2020, bersama BI (Bank Indonesia) dan DANA. Fore Coffe menyambut baik kehadiran teknologi QRIS (Quick Respond Code Indonesia Standart) yang memungkinkan antar PJSP (Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran) menjadi satu pintu dalam proses pembayaran transaksi elektronik.

“Kami happy QRIS mempermudah sekali. Dari segi pendapatan juga  jadi lebih enak karena sudah distandarisasi,” ujar Shintia di M Bloc Space, Jakarta, (10/3).

Shintia membeberkan mengapa QRIS sangat membantu merchant-merchant, terutama yang terfokus pada UMKM. Menurutnya banyak merchant yang mulai kesulitan karena banyaknya QR Code di meja kasir, dengan QRIS jadi cuma satu pintu.

“Terutama persoalan keterbatasan tempat, meja kasir penuh sekali dengan banyaknya e-wallet. Nah karena adanya QRIS ini jadi compact lah jadi all in one,” tambahnya.

Selain itu, kata Shintia sebelum ada QRIS pihaknya sering kali mendapat beberapa perlakuan kurang enak dengan pelaku e wallet, sebab ada yang mematok harga sesukanya dan harus nego-negoan alot.

“Transisi perpindahan nggak ada kendala yang berat, karena transisinya smooth, sistematis sekali sehingga dari merchant nggak ada kendala. Menguntungkan, karena sebelum adanya standarisasi mematok harga hampir dua kali lipat. Awalnya merchant nego dulu dan mereka juga melihat seberapa besar merchant nya,” kata Shintia.

Sebagi Informasi, Fore Coffee merupakan startup kopi yang berbasis digital, dimana telah memiliki 135  outlet. Pelopor Kopi Digital ini membuktikan dimana dari total keseluruhan transaksi 90 persennya berasal dari non tunai. Karena orang lebih banyak membeli Fore Coffee menggunakan aplikasi sehingga mengharuskan mereka membayar lewat non tunai baik via e-wallet ataupun transfer bank, sedangkan untuk transaksi tunai diwakili dari biaya delivery online yang hanya 10 persen.