Kurangi Jajan dibulan Ramadhan, Mending Uangnya Buat Hal Ini!

Loading

goodmoneyID – Puasa tidak hanya menahan lapar, dahaga dan hawa nafsu, tetapi nafsu duniawi yang sifatnya bisa menjerumuskan kamu, seperti belanja dan nongkrong. Selama bulan puasa sebetulnya kita bisa menghemat pengeluaran kita, sebab jadwal makan adalah saat sahur dan berbuka puasa. Artinya nggak ada lagi waktu untuk jajan-jajan lucu yang biasanya kamu lakukan saat istirahat siang dan sore hari.

Dengan berkurangnya waktu jajan itu, bisa nggak sih kalau uangnya kita alokasikan untuk hal lain? Misalnya menambah jumlah tabungan atau menambah sedikit demi sedikit pos dana darurat. Jawabannya, bisa banget! Bagaimana caranya? Yuk, simak poin-poinnya!

1. Utamakan Kebutuhan Bukan Keinginan 

Pahami dulu apa itu kebutuhan dan bedanya dengan keinginan. Kebutuhan adalah sesuatu yang sifatnya wajib demi menunjang produktivitas sehari-hari. Berbeda dengan keinginan yang sifatnya tidak harus dan bisa ditunda.

Pastikan kamu bisa membedakan dua hal tersebut. Misalnya, apakah menjadi suatu kewajiban jika setiap akhir pekan atau setidaknya 2 kali sepekan selama Ramadan kamu memenuhi undangan buka puasa bersama? Jadi, biar kamu tahu mana yang sifatnya kebutuhan dan mana yang hanya keinginan, buatlah daftar do’s and don’ts. Ini untuk membuat batasan antara mana yang harus kamu penuhi dan mana yang bisa ditunda.

2. Puasa: Menahan Segala Nafsu Termasuk Belanja

Memang asyik sih, menunggu waktu berbuka sambil scroll online shop. Tapi kamu tahu nggak, katanya nih kalau belanja saat perut lapar cenderung menjadikan kamu impulsive buying. Hati-hati dengan yang satu ini karena bisa menjebak dan ending-nya kamu jadi beli hal yang kamu nggak butuh alias cuma karena lapar mata.

Di bulan yang baik ini, yuk coba bulatkan niat dan teguhkan hati kalau puasa nggak hanya menahan lapar dan haus. Tapi lebih dari itu, cobalah untuk menahan godaan dari hal-hal yang sifatnya hanya lapar mata misalnya belanja banyak makanan ta’jil karena tampilannya yang menggiurkan. Flashback deh, ketika berbuka puasa normalnya kamu nggak akan menghabiskan makanan sebanyak itu, kan?

3. Minimalisir Bukber di Luar

Bukber menjadi agenda tahunan yang jarang dilewatkan oleh sebagian orang. Momen bukber bisa jadi ajang reunian untuk menjaga tali silaturahmi dengan sanak saudara mau pun teman-teman kita. Akan tetapi, seiring bertambahnya umur, semakin banyak pula undangan bukber berdatangan dari circle pertemanan yang berbeda. Sadar nggak sadar, semakin banyak bukber yang kamu datangi, semakin kering pula keadaan dompetmu dari hari ke hari. Kalau nggak diminimalisir, bisa-bisa uang bulananmu habis hanya untuk bukber aja, nih. Percaya deh, membatasi buka puasa di luar rumah bisa jadi tips mengatur keuangan di bulan Ramadhan paling ampuh yang bisa kamu coba.

4. Masaklah Sendiri Menu Sahur dan Berbuka

Tips mengatur keuangan di bulan Ramadhan supaya hemat lainnya adalah dengan memasak sendiri menu sahur dan berbuka. Kalau kamu tidak bisa memasak dan masih tinggal dengan orang tua, makanlah menu sahur dan berbuka yang disiapkan orang rumah.

5. Berbukalah dengan menu secukupnya

Saat sedang berpuasa, menahan lapar, haus, juga hawa nafsu, sering kali kita memikirkan berbagai menu buka puasa dalam benak kita. Mendekati waktu berbuka, biasanya kita akan sibuk berkeliling mencari takjil atau scrolling menu berbuka di aplikasi order makanan online. Pada momen-momen inilah, biasanya kita jadi laper mata, akhirnya beli berbagai jenis makanan yang belum tentu akan kita makan semua saat berbuka. Kebiasaan jajan banyak makanan untuk berbuka ini nih, kalau dilakukan berulang berujung mubazir dan menguras dompet kamu juga.

Berbuka puasa dengan menu secukupnya yang kita buat sendiri di rumah bisa jadi salah satu cara mengelola keuangan yang bijak di bulan Ramadhan. Dengan meminimalisir jajan di luar, kita bisa lebih hemat sekaligus terhindar dari dosa mubazir.

6. Sisihkan Dana Untuk Zakat Fitrah di Awal

Bulan Ramadhan adalah bulan suci yang jadi ladang amal dan berkah bagi umat Islam. Salah satu rutinitas amal yang wajib kita lakukan di bulan Ramadhan mendekati Hari Raya Idulfitri adalah zakat fitrah. Menjelang bulan Ramadhan seusai gajian, pastikan untuk mengalokasikan dana untuk zakat fitrah di awal. Jangan sampai uangmu habis untuk belanja dan bukber saja sehingga lalai terhadap rukun islam yang keempat ini.

7. Hindari belanja saat perut lapar

Saat kita merasa lapar, sistem limbik pada otak yang mengendalikan emosi, motivasi, dan perilaku menjadi lebih dominan. Alhasil, kita sering kali membeli barang-barang tanpa banyak pertimbangan, padahal nggak butuh-butuh banget. Keputusanmu saat membeli didominasi oleh emosi dan motivasi ingin memiliki barang tersebut saja, tanpa mikir-mikir lagi.

Nah, itulah alasannya kenapa kamu harus menghindari buka marketplace siang-siang bolong saat sedang berpuasa di bulan Ramadhan untuk menghindari risiko impulsive buying saat sedang menahan lapar dan haus. Strategi ini bisa jadi tips mengatur keuangan di bulan Ramadhan yang ampuh untuk menjaga kesehatan keuangan kamu.

8. Konsisten Terhadap Perencanaan Keuangan yang Telah Dibuat

Tips mengatur keuangan di bulan Ramadhan terakhir adalah kamu harus konsisten menjalankan rencana keuangan yang telah dibuat. Jangan terlena dengan banyaknya diskon baju lebaran atau barang-barang lainnya yang kurang penting. Jangan sampai keuanganmu jadi berantakan karena pengeluaran kurang penting di bulan Ramadhan.