Omzet Warteg Kharisma Bahari Capai Rp7 juta Perhari

Loading

goodmoneyID – Warung Tegal atau biasa disingkat Warteg merupakan tempat makan yang sangat dikenal di Jakarta dan sekitarnya. Meski sering dipersepsikan sebagai tempat makan kalangan menengah ke bawah, namun perputaran usahanya (omzet) tidak bisa dianggap enteng.

Warteg Kharisma Bahari (WKB) yang beralamat di Jl Mampang Prapatan IV, Jakarta Selatan adalah salah satu warteg dengan omzet cukup mencengangkan. Warteg ini jaraknya dekat dengan kawasan perkantoran. Para pembeli pun rela antre untuk bergantian makan di warteg ini.

“Omzetnya sekitar Rp6 juta sampai Rp7 juta lah kalau hari kerja. Tapi kalau weekend kurang lebih Rp4 juta,” ujar Ahmadi, pengelola WKB Cabang Mampang, Kamis 17/10/19.

Ahmadi memulai gabung bersama mitra WKB sejak pertengah 2018. Dengan omzet sebesar itu, ia  mengaku ekonominya semakin membaik. Sebelumnya, ia sempat berjualan mie ayam, fried chicken, hingga jualan gorengan.

Namun setelah melihat Youtube tentang bisnis WKB ia memutuskan untuk ikut bermitra. “Alhamdulilah, selama dagang Warteg ini bisa dibilang lebih enakan ini ketimbang usaha saya yang dul. Istilahnya masa depan saya ada di warteg,” ucap Ahmadi.

Adapun menu favorit WKB cabang Mampang Prapatan ini yaitu aneka olahan makanan sambal balado, seperti telor dadar balado, ayam balado, kentang, udang hingga sayur capcai juga masuk dalam menu favorit di warteg ini.

Harga makanan di warteg ini meskipun dekat dnegan wilayah perkantoran ternyata tetap standar sama seperti warteg lainnya. Ambil contoh, nasi + telor + sayuran  + es teh manis dihargai sebesar Rp 13.000. Sedangkan menu seperti sayur kacang, sop, capcai satu posi dihargai sebesar Rp2.000. Cukup murah bukan?

Menu favorit di WKB adalah serba balado seperti telor balado, ayam balado, kentang, ayam balado.  Selain itu, ada juga sayur capcai.

Selain WKB Cabang Mampang tersebut, ada pula Warteg Mamoka Bahari. Warteg yang dibuka pada 2018 ini juga merupakan bagian dari  Kharisma Bahari Group. Ketuanya adalah Sayudi. Grup ini sudah sukses membuka sekitar 250 cabang di Jabodetabek.

“Saat ini sudah ada 55 Warteg Mamoka di Jakarta” ujar Sayudi.

Konsep yang diusungnya adalah warteg bersih dan enak buat makan. Sehinggakesan warteg yang sempit dan kotor tak terlihat lagi. Interiornya pun dibuat menarik dengan dua pintu dan jendela kaca besar di depan. Sementara,  makanan yang disajikan di etalase. Selain itu, pencahayaan pun dibuat terang benderang.

Meski masih dalam satu naungan, namun ada sedikit perbedaan konsep antara WKB dengan Mamoka. Warteg Mamoka menampilkan kesan yang lebih elegan dan  luas. Keramik dan temboknya pun dibuat eye cathing untuk menarik perhatian.

Menariknya,  warteg Mamoka ini memberlakukan potongan harga khusus untuk pengemudi ojek online Gojek.  Jika pengemudi Gojek makan atau dibungkus dengan total pembelian senilai Rp 10.000 rupiah sampai Rp14.000  akan diberi potongan Rp2.000. Jika membeli senilai  Rp15.000  sampai Rp25.000, diberi potongan seharga Rp3.000.