Pelindo IV Siapkan Capex Rp 5,4 Triliun Pada 2020

Loading

goodmoneyID – Direktur Utama Pelindo IV, Farid Padang mengatakan, pada tahun ini pihaknya akan fokus pada pengembangan  pelabuhan-pelabuhan milik sendiri. Tercatat, saat ini Pelindo IV memiliki 28 pelabuhan yang terletak di 11 provinsi di wilayah Indonesia Timur.

Untuk mendukung rencana tersebut, Pelindo IV menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp5,4 triliun.

“Jadi capex menentukan nilai pengembangan yang akan dilakukan. Menurut saya selama ini di timur karena industrinya kurang, pelabuhan-pelabuhannya itu hibahan dari (Kementerian) Perhubungan yang saya harus kembangkan,” ungkap Farid di Hotel JS Luwansa, di Jakarta.

Perolehan dana untuk capex diluar kas perseroan, lanjut Farid, akan dihimpun antara lain melalui kerjasama pemerintah-swasta atau PPP (Public-Private Partnership), penerbitan surat utang atau obligasi, pinjaman bank atau penawaran efek perdana (IPO) anak usaha pada bursa efek. Namun, Farid belum memberitahu mengenai kapan penawaran efek perdana anak usaha tersebut akan dilakukan.

Dikatakan Farid, pihaknya juga telah meminta pemerintah untuk menyalurkan Penyertaan Modal Negara (PMN) bagi perseroan untuk mengembangkan infrastruktur dan fasilitas yang telah dibangun melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan bersinggungan langsung dengan pelabuhan-pelabuhan yang sudah lama.

Hal tersebut, lanjutnya agar kontribusi perseroan terhadap penerimaan negara dalam bentuk pembayaran dividen serta dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dapat dilakukan tanpa terbebani dengan biaya tambahan akibat pengembangan fasilitas atau barang-barang pada pelabuhan lama milik negara.

“Supaya kita tahu bayar dividen dan PNBP jadi balik duitnya ke negara, bukannya dibebani lagi. Kalau kita diberikan penugasan, ya kita harus dibantu oleh PMN,” tegasnya.