Perhatikan Beberapa Poin Ini, Saat Melakukan Olahraga Outdoor Dikala Pandemi

foto: ilustrasi olahraga di pagi hari

goodmneyID – Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika Serikat, mengungkap ada tiga tempat yang paling berbahaya untuk dikunjungi ketika pandemi, antara lain 3 restoran, bar, dan gym.

Di Indonesia, ketiga lokasi ini masih belum diberi izin beroperasi khususnya di wilayah DKI Jakarta. Untuk itu, bila ingin berolahraga wajib mencari alternatif lain agar tetap menjaga kebugaran, pilihannya yakni olahraga di tempat terbuka/outdoor.

Adapun beberapa olahraga outdoor yang bisa dipilih seperti running, walking, climbing, biking, dll. Namun tahukah anda hal apa saja yang wajib diperhatikan saat olahraga di luar ruangan?

Cari Tahu Fasilitas Olahraga Apa Saja yang Telah Buka

Meski gym, kolam renang umum, atau beberapa tempat lainnya masih ditutup. Bila anda ingin mendatangi tempat-tempat ini, hal utama yang harus dilakukan adalah pahami dan patuhi dahulu protokol kegiatan di luar.

Nah, protokol ini menyangkut beberapa informasi seperti bagaimana pengaturan waktu kunjungannya, berapa jumlah orang yang bisa diizinkan masuk pada periode waktu tertentu, hingga apakah pengelola sudah bisa memastikan keselamatan dan keamanan dengan penyediaan sanitasi harian ruang publik. Dari informasi ini semua, anda jadi tahu kapan harus datang dan memilih tempat yang bisa aman menjamin keselamatan.

Jangan Membawa Orang Tua dan Anak-Anak Ketika Berolahraga Bersama

Seperti yang dimuat dalam protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh Menteri Kesehatan. Sebaiknya saat masyarakat berolahraga di luar ruangan, dihimbau untuk tidak melibatkan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan orang yang memiliki penyakit komorbid pada acara olahraga. Mengapa? Sebab, seperti dijelaskan sebelumnya, orang tua dan anak kecil masuk dalam kategori kelompok rentan. Bila memaksakan mereka untuk ikut, maka kelompok ini berisiko lebih tinggi terkena penyakit parah akibat Covid-19.

Tetap Perhatikan Berbagai Protokol Kesehatan

Selanjutnya, bila anda memutuskan untuk berolahraga bersama seperti senam, sepeda, lari, dan lainnya. Kegiatan ini dapat anda lakukan dengan tetap memperhatikan beberapa hal mulai dari memastikan kondisi tubuh sehat, hindari olahraga yang membutuhkan kontak fisik, hingga gunakan masker dengan intensitas olahraga ringan sampai sedang dalam artian masih dapat berbicara ketika berolahraga. Selain itu, kamu juga harus tetap menjaga jarak ya. Setidaknya tidak berkumpul dengan orang-orang di sekitar lebih dari kerumunan 5-6 orang.

Jaga Kebersihan Peralatan Olahraga

Sesuai dengan protokol kesehatan, bila anda ingin menggunakan alat olahraga, sebaiknya alat olahraga tidak digunakan secara bersama atau bergantian dalam satu sesi latihan. Bersihkan dahulu dengan disinfektan sebelum dan sesudah digunakan. Selain itu, anda juga harus mengamati penyedia layanan apakah telah menerapkan pembersihan dan desinfeksi terhadap ruangan dan peralatan serta memberikan jarak antar alat.

Memang akan ada saatnya bosan berolahraga di rumah sendirian. Tapi, kembali lagi tujuan olahraga pasti demi kesehatan. Jika terlalu banyak risiko yang harus dihadapi saat berolahraga di luar ruangan, sebaiknya lakukan saja di rumah. Anda masih dapar berolahraga online bersama dengan teman-teman melalui video call atau Zoom.