Tips Bersihkan Ponsel Dari Bakteri & Virus

Foto: Ilustrasi membersihkan ponsel (Pexels).

goodmoneyID – Smartphone merupakan barang yang selalu digunakan setiap saat. Untuk itu, kebersihannya harus selalu diperhatikan agar terhindar dari bakteri dan virus yang menempel, terlebih Ketika masa pandemi seperti sekarang.

Sebuah studi dari para peneliti di University of Hong Kong menunjukkan, bahwa Covid dapat tetap berada di permukaan kaca selama dua hari. Sementara pada media baja, karet, dan plastic, virus tersebut mampu bertahan antara empat hingga tujuh hari.

Jika smartphone yang dimiliki tahan air, dapat dibersihkan dengan sabun dan air sesekali, hal itu tidak menjadi masalah. Namun, bagi smartphone yang tidak tahan air, bisa dibersihkan menggunakan tisu basah yang disiram dengan alkohol isopropil 70%.

Berikut beberapa langkah membersihkan Smartphone agar terhindar dari virus dan bakteri yang menempel.

  1. Cabut semua kabel dan matikan handphone. Selain untuk alasan keamanan, mematikan layar perangkat akan memungkinkan untuk melihat kotoran dengan lebih mudah.
  2. Copot atau lepaskan casing dan aksesoris lainnya yang terdapat pada ponsel. Bersihkan secara horizontal atau vertikal di layar sentuh ponsel dalam satu arah berulang dengan tisu disinfektan.
  3. Gerakan tersebut dapat menyapu mikroba dan merupakan cara paling aman untuk membersihkan layar. Misalnya, mulai dari sisi kiri layar dan usap lurus ke sisi kanan layar.
  4. Ingat, jangan menggosok terlalu keras agar tidak mengikis lapisan layar.
  5. Hindari menggosok berlebihan bagian yang terbuka, seperti lubang charger atau earphone untuk menghindari adanya kelembaban yang dapat merusak ponsel pada area tersebut.
  6. Jangan lupa untuk membersihkan area belakang, seperti kamera belakang dan flash.
  7. Bersihkan juga casing yang berbahan plastik dan gosok setiap permukaannya, biarkan alkohol menguap untuk mengeringkan casing sebelum dipasang kembali.

Mengutip scmp.com, disaarankan untuk membersihkan smartphone sesekali saja, jangan terlalu sering. Sebab, membersihankan smartphone secara rutin dapat merusak lapisan oleophobic (penolak minyak) pada layar ponsel. Jika ini bermasalah, maka bisa menggunakan pelindung layar.