Strategi Koperasi Bantu UMKM Di Tengah Pandemi

Foto: Pelaku UMKM Pasar Tradisional (Anggio)

goodmoneyID – Pandemi Covid-19 sangat dirasakan dampak ekonominya oleh masyarakat luas, terutama pelaku Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM). Bukan hanya omset yang menurun, namun akses pembiayaan di beberapa lembaga keuangan juga semakin diperketat. Seperti Fintech P2P Lending yang lebih selektif dalam memilih calon nasabah.

Asosiasi Koperasi Simpan Pinjam Indonesia (Askopindo) Agus Praptomo, mengatakan di tengah pandemi Koperasi tetap mensupport khususnya para UMKM yang butuh pembiayaan. Tetapi, tak dipungkiri penyaluran pembiayaan di Koperasi saat ini juga mengalami penurunan.

“Penyaluran pembiayaan pinjaman di tengah Pandemi ini berkurang, karena UMKM sendiri kepastian usahanya belum normal. Namun ,UMKM yang sudah bangkit dan mulai laris dagangan, kita support mereka terus,” terang Agus, dalam acara seminar “Dapatkah Koperasi Menjadi Penyelamat UMKM Di Tengah Pandemi.” yang diselenggarakan oleh goodmoneyID via daring, Kamis (30/7).

Menurut Agus, di masa pandemi pihaknya bisa memanfaatkan strategi menuju digitalisasi koperasi. Yang dulu masih online, perlahan pembiayaan koperasi sedang menciptakan pasar di segmen online.

“Sekarang yang kita lakukan adalah ciptakan pasar dulu sekarang untuk beralih ke online. Kita coba gencar sosialisasi koperasi online, kita ciptakan grup lewat wa, dan ecommerce, kita juga melakukan relaksasi juga,” kata Agus.